Latest News

Showing posts with label Info Warga FB. Show all posts
Showing posts with label Info Warga FB. Show all posts

Monday, August 24, 2015

Saut Pangiduan Sahala Parulian‎ : Saya Sudah Sangat Kagum dan Hormat Kepada Beliau Berdua.


Saut Pangiduan Sahala Parulian‎ : Saya Sudah Sangat Kagum dan Hormat Kepada Beliau Berdua.


Sejak PILKADA DKI JAKARTA 2012.
Saya Sudah Sangat Kagum dan Hormat Kepada Beliau Berdua.

Banyak Saudara, Teman dan Sahabat Bertanya Mengapa Saya Begitu Respect Kepada Keduanya ?

Saya Hanya Berkata Bahwa Keduanya Adalah Putera Terbaik Indonesia Saat Ini.

Mereka Berdua Pasti Akan Berbuat Yang Terbaik Untuk Indonesia Tanpa Korupsi dan Yang Jelas Tanpa Pamrih !!!

Sampai Saat Ini Setelah 3 Tahun Berlalu, Rasa Hormat dan Kagum Saya Tidak Pernah Berkurang, Malah Semakin Bertambah.

Saya Berdoa Agar Beliau Berdua Selalu Sehat, Kuat, Sabar dan Semakin Amanah.

Pak Jokowi & Pak AHOK, Tetap Semangat !!!

Sunday, August 23, 2015

Kinerja DePeEr Nol Besar Sering Buat Gaduh Pemerintah



Kinerja NOL Besar, sering buat gaduh pemerintah yg kerja keras buat rakyat, sering sakiti hati rakyat dgn berbagai aktivitas foya-foya hamburkan uang rakyat.....gak pantas berhura-hura di atas penderitaan rakyat...

Source : FB Pak Dewo

Saturday, August 8, 2015

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YG KE 70 thun


DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YG KE 70 thun ,, 

MERDEKA
ada yg unik dr angka 17 - 8 - 45 = 70
presiden ke 7
wajah wajah pemimpin yg bersih , jujur dan adil
pitu ,pituduh , pitutur , pitungan ,pitulungan
DUH GUSTI ALLAH ,, NYUWUN SEHAT KAN LAN 
PANJANG UMURE BUAT PEMIMPIN'' KAMI INI ,,
 AAMIIN
Source : FB Ken Dedes Silo‎
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=878186552264113&set=gm.542139769302657&type=1&theater





Yuni Srirejeki Aamiin yra semoga persatuan.kesatuan semangat gotong royong dapat tumbuh kembali sebagaimana yang pernah dilakukan oleh pendahulu NKRI dengan bersatu.bergotong royong saling bahu membahu sejarah kita telah membuktikan RI direbut daei tangam Penjajah bermodalkan keyakinan kepada Tuhan YME.Diperkuat dengan tekad para sesepuh RI paea suhada bersatu dalam kesatuan bergotong royong dengan bersenjatakan bambu runcing berkat tekad kuat keyakinan kuat.dalam kesatuan dan persatuan dlm sependeritaan sepenanggungan dengan gotong royong BAngsa kita bisa merebut RI kedalam pelukan ibu pertiwi .maka unruk kali inipun INdonesia Hebat akan teecapai dengan kesatuan peesatuan serta gotonh royong aamiin .Semoga kemuliaan hati Bapak presiden dalam menata dan membangun NKRi diberi kemudan dan keluatan . Kesaabaram.kesehatan tawakal dan tawadhu aamiinn

Saturday, August 1, 2015

Kapan Bpk Jokowi dan Ahok memberhentikan MOS di Indonesia ini ???



Kapan Bpk Jokowi dan Ahok memberhentikan MOS di Indonesia ini ???

Satu hal yang sangat disayangkan, telah meninggal salah satu Putera Bangsa adik kami Evan Christopher Situmorang, meninggal karena kecapean akibat MOS yang diadakan di SMP Flora Pondok Ungu Bekasi...Evan dalam kondisi sehat sebelum berangkat MOS, adik kami rajin olah raga, renang, football, bulu tangkis... Tgl 27 dia masih sekolah... 

Guru telepon papanya...suruh jemput ke sekolah katanya anaknya sakit...suruh dibawa ke puskesmas medan satria...disuruh pulang lagi krn butuh istirahat. Dua hari dia dirumah..kemarin kejang2...dibawah ke rumah sakit tapi rumah sakit pertama menolak...alasan ngak ada alat...dia dibawa ke rumah sakit citra dijalan dah lewat..bye..adik Evan Situmorang...Tuhan berkati...#mendikbud#

Bapak Anisbaswedan kami mohon untuk di hapuskan MOS dari sekolah...isikanlah ilmu yang bermanfaat bagi anak anak yang sudah kami lahirkan dan besarkan sedari kecil, hingga kelak mereka besar, bisa berguna bagi bangsa ini..

Selamat Jalan Evan Christopher Situmorang...Tuhan bersamamu kini

Source : Selly Christina Siregar

Thursday, July 30, 2015

Pameran IKAPI dihargai Rp170.000. "Padahal di Tanah Abang harganya Rp75.000," ujar Ahok terlihat berusaha menahan emosi.



Pameran IKAPI dihargai Rp170.000. "Padahal di Tanah Abang harganya Rp75.000," ujar Ahok terlihat berusaha menahan emosi.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama kembali murka. Kali ini kemarahan ia tunjukkan saat membuka 'Jakarta Book & Education Fair 2015'.
Acara ini diselenggarakan oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Berdasarkan jadwal acara, Ahok, sapaan akrab Basuki seharusnya membuka acara pada pukul 16.00 WIB. Namun dari pantauan VIVA.co.id, Ahok baru tiba di Parkir Timur Senayan, tempat diselenggarakannya acara pukul 16.50 WIB, Senin 27 Juli 2015.
Di atas panggung, Ahok mengungkapkan alasan keterlambatannya. Ia mengaku sengaja meninjau stand-stand pameran terlebih dulu. Mobil dinasnya sengaja ia hentikan di lokasi agak jauh dari tempat pameran buku tersebut. Ahok mengaku ingin mengecek laporan yang sempat disampaikan anak buahnya. "Di sambutan barusan, Pak Tatang (Tatang Sundesa, ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan IKAPI yang juga ketua panitia), mengatakan harga jual buku dan perlengkapan sekolah di sini lebih murah dari harga jual di pasar. Mohon maaf, saya katakan, Pak Tatang bohong. Saya kecewa sekali," ujar Ahok.
Ahok mengungkapkan, berdasarkan penuturan yang didengarnya dari salah satu orangtua yang mengantarkan anaknya berbelanja, 1 pak buku tulis salah satu merek tertentu dihargai Rp40.000. Padahal, harga di pasaran Rp37.000 per pak. Dan, sebuah buku gambar dihargai Rp55.000. Ahok mengatakan, di toko-toko alat tulis yang terletak di Pasar Tanah Abang dan Pasar Asemka, buku gambar itu hanya dihargai Rp27.000.
Yang lebih parah, kata Ahok sambil membaca catatannya di atas secarik kertas, sebuah tas sekolah yang dijual di Pameran IKAPI dihargai Rp170.000. "Padahal di Tanah Abang harganya Rp75.000," ujar Ahok terlihat berusaha menahan emosi.
Beberapa pengunjung nampak terkejut mendengar perbedaan harga yang disampaikan Ahok. Namun beberapa di antara mereka membenarkan perbedaan harga itu.
Ahok Murka, Pemprov DKI Kapok Kerjasama dengan IKAPI. Sementara beberapa jajaran SKPD Pemprov DKI, seperti Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budhiman dan Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede tampak tersenyum melihat ulah atasannya yang memang dikenal tak segan-segan membongkar kebobrokan.
Sedangkan Tatang Sundesa beserta beberapa jajaran petinggi IKAPI yang duduk di jajaran terdepan hanya terpaku mendengar data-data yang disampaikan Ahok.Tanpa perasaan Ahok menuturkan, tindakan yang disebutnya telah dilakukan IKAPI ini sebagai bentuk tindakan 'kurang ajar' yang paling tidak ia sukai.
"Acara ini tujuannya untuk menolong anak-anak. Udah untung penyelenggara acara dikasih potensi pengunjung 489.000 orang. Kenapa masih dimahalin? Ini kurang ajar. Mau mengais keuntungan dari orang-orang yang tidak mampu," ujar Ahok.
Mendengar perkataan Ahok, banyak pengunjung, yang sebagian besar orangtua siswa tidak mampu pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP) bersorak sorai dan bertepuk tangan.
Ahok menutup sambutannya dengan meminta maaf kepada para pengunjung yang menurutnya telah bersusah payah datang dariseluruh penjuru Jakarta ke tempat penyelenggaraan acara. Ia meminta mereka tidak datang lagi ke acara yang rencananya diselenggarakan selama 7 hari. "Saya mohon maaf kepada bapak ibu yang sudah susah payah dengan anaknya datang ke sini. Sekali lagi saya mohon maaf, saya tutup (sambutan), ini (pameran) enggak usah dibuka, terima kasih banyak," ujar Ahok yang kemudian bergegas meninggalkan panggung.
© VIVA.co.id
Source:
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1454273341565094&set=gm.458885597646662&type=1&theater

Thursday, June 11, 2015

Polisi "Ngakak" Dengar Cerita Ahok Bikin Nurul Arifin Mati Kutu

Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menjadi pembicara dalam Seminar Sespimma Polri, di Balai Kota, Kamis (11/6/2015).

Polisi "Ngakak" Dengar Cerita Ahok Bikin Nurul Arifin Mati Kutu


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menceritakan upaya membungkam dirinya saat masih menjadi anggota Komisi II DPR RI. Upaya itu dilakukan Nurul Arifin yang diminta oleh petinggi Partai Golkar.

"Saya masih ingat Nurul Arifin ngomong begini ke saya, 'Hok, ini fraksi ngomong ke gue nih, lu mau dipindahin dari Komisi II. Karena kasus e-KTP, lu itu terlalu galak dan ribut-ribut melulu, mana lu mau bikin pembuktian terbalik, UU Pemilukada, macem-macem, jadi lu mau dipindahin'," kata Basuki menirukan ucapan Nurul.

Hal itu diceritakan Basuki saat menjadi pembicara dalam Seminar Sespimma Polri, di Balai Agung, Balai Kota, Kamis (11/6/2015).  

Pada saat itu, kata Basuki, dia bertanya kepada Nurul mengenai komisi mana dia akan dipindahkan. Nurul menjawab, Basuki akan dipindahkan ke Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama. 

"Saya bilang lagi, 'Oke, lu kasih tahu tuh fraksi ya, bos-bosnya semua, nanti kalau gue di Komisi VIII, gue bongkar tuh mark updana naik haji semuanya'. Yang bongkar non-Muslim pula," kata Basuki mereka ulang percakapannya dengan Nurul.  

Nurul kemudian melapor ke Fraksi Golkar. Beberapa hari kemudian, Nurul kembali mendatangi Basuki. Kali ini, Nurul justru memberi kebebasan kepada Basuki untuk bergabung dengan komisi mana. 

"Sekarang lu mau gabung ke komisi mana? Asal jangan gabung di Komisi II lagi karena komisi lagi bikin UU Pemilukada dan keberadaan lu ngerepotin'," cerita Basuki meniru ucapan Nurul. 

Dengan santai, Basuki menjawab. "Di komisi mana pun gue berada, pasti keberadaan gue buat lu orang sakit kepala," kata Basuki. 

Ternyata pernyataan itu kembali membuat Nurul tak bisa berkata-kata. Pada akhirnya, beberapa pekan kemudian, Nurul kembali mendatangi Basuki. Ia serta pimpinan fraksi menyerah dengan argumentasi Basuki. 

"Ya sudah, lu tetap di Komisi II saja, tapi jangan banyak ngomongya," kata Nurul kepada Basuki yang direka ulang oleh suami Veronica Tan tersebut. 

Cerita Basuki ini membuat ratusan polisi dan Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol) Komjen Syafruddin yang hadir pada acara itu tertawa terbahak-bahak.


http://megapolitan.kompas.com/read/2015/06/11/11543771/Polisi.Ngakak.Dengar.Cerita.Ahok.Bikin.Nurul.Arifin.Mati.Kutu



Monday, June 1, 2015

Berjuang membumikan Pancasila, menjadikannya realiteite, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Berjuang membumikan Pancasila, menjadikannya realiteite, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saudara-saudara,
Pagi tadi saya mengikuti upacara peringatan Hari Lahirnya Pancasila, 1 Juni 2015, di alun-alun kota Blitar.
Setiap kali saya berada di Blitar, hati saya selalu bergetar, karena saya selalu teringat pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945. Tujuh puluh tahun lalu, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, Bung Karno menyatakan, ”Pancasila, itulah yang berkobar-kobar dalam dada saya, sejak berpuluh-puluh tahun, diterima atau tidak, terserah saudara-saudara, tetapi saya sendiri mengerti seinsyaf-insyafnya, bahwa tidak satu weltaschauung dapat menjelma dengan sendirinya, menjadi realiteite, jika tidak dengan perjuangan.”
Sejauh ini, kita harus mengakui, Pancasila belum sepenuhnya menjelma menjadi perikehidupan yang adil, manusiawi, toleran, dan makmur bagi para petani, buruh, nelayan, guru, pedagang kaki lima, rakyat yang tinggal di perbatasan dan pulau-pulau terluar, serta anak bangsa yang lain.
Pancasila yang seperti itu adalah ibarat butir-butir mutiara yang digali dari bumi pertiwi. Tapi, butiran mutiara itu belum dirajut menjadi untaian kalung, dia belum menjadi realiteite.
Pembacaan Bung Karno atas Pancasila mengingatkan saya bahwa tidak ada negara yang berdiri tanpa perjuangan. Berdirinya NKRI tidak berarti perjuangan selesai. Justru kita baru memulai.
Karena itu tugas kita bersama adalah bekerja keras, berjuang membumikan Pancasila, menjadikannya realiteite, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pergerakan kita janganlah pergerakan yang kecil-kecilan. Pergerakan kita haruslah suatu pergerakan yang ingin mengubah sifat masyarakat. Suatu gerakan yang menjebol kesakitan-kesakitan masyarakat sampai ke akar-akarnya.
Tugas kita adalah mewarisi api pemikiran dan perjuangan Bung Karno. Untuk bisa mewarisi api pemikiran itu, saya ajak rakyat Indonesia: mari dalam peringatan momentum Hari Pancasila kita bersatu-padu bergandeng tangan mewujudkan janji kemerdekaan.
Source : https://www.facebook.com/presidenID/photos/a.395824410606414.1073741848.390581294464059/398047020384153/?type=1&theater

Bekukan PSSI adalah salah satu cara untuk bisa perbaikan sepakbola Indonesia ke depan.


Bekukan PSSI adalah salah satu cara untuk bisa perbaikan sepakbola Indonesia ke depan.
Negara-negara seperti Thailand,Brunei,dll pernah masuk di dalam daftar yang pernah di banned FIFA. Setelah itu mereka mulai menata persepak-bolaannya, dan pada akhirnya bisa mendapat peringkat FIFA lebih baik dari Indonesia.
Para oknum pengurus PSSI yg selama ini selalu berlindung dg statuta FIFA seperti punya negara sendiri yang presidennya FIFA. Pemasukan iklan sponsor,dll tidak jelas masuk ke rekening mana? Sementara mereka tiap tahun menerima supply anggaran dari negara dan memakai fasilitas negara.
Bicara prestasi mana prestasinya? Peringkat Timor-Timur pun masih lebih baik dari Indonesia padahal disana tidak ada kompetisi sehingar-bingar di Indonesia. Wasit yg terkena suap pun tidak bisa diproses hukum jangan berlindung dibalik statuta !
Apakah kita akan terus menerus spt sekarang ini?
Bekukan PSSI adalah salah satu cara untuk bisa perbaikan sepakbola Indonesia ke depan. Walaupun di banned PSSI tidak bisa berlindung di balik statuta. Team transisi bisa masuk dan dengan tugas berat dan hujatan dari mana-mana. Tapi itulah harga sebuah perjuangan.
Ingat Bung Karno pemimpin besar pernah membuat kita keluar dari PBB dan setelah itu kita dihargai PBB.
FIFA bukan lembaga yang bersih tanpa cacat. Bahkan UEFA,dll sudah gerah dg FIFA dengan segala permasalahan korupsi di dalamnya. Luis Figo pernah mengutarakan komentarnya hancur sepak bola kalau Sepp Blatter terpilih lagi. Jadi buat apa pula kita berlindung dengan sebuah lembaga korup bermasalah.
Selamat berjuang team transisi mari bersatu lawan mafia sepak bola.
A.I
Source : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1434003113587084&set=gm.513666135483354&type=1&theater

Sunday, May 31, 2015

Bung Karno : TEMPELKAN TELINGAMU KE BUMI AGAR ENGKAU MENGERTI DERAP KAKI RAKYATMU !


Sukarno: "...Tempelkan Telingamu ke Bumi, 

Agar  engkau mengerti derap kaki rakyatmu,

tetesan keringat rakyatmu,

tetesan air mata duka rakyatmu"



 Artinya telinga PERMIMPIN HARUS MENEMPEL KE BUMI ( RAKYAT ) Persis dengan langkah JOKOWI selama ini yang terus menempel dan mendengarkan suara RAKYAT kemana saja dia pergi



.www.sayajawab.blogspot.com

Saturday, May 23, 2015

Ahmed Abutaleb, walikota Roterdam Belanda. Orang muslim yg menjadi walikota di kota yg mayoritas masyarakat nya bukan muslim


Ahmed Abutaleb, walikota Roterdam Belanda. Orang muslim yg menjadi walikota di kota yg mayoritas masyarakat nya bukan muslim

INI FAKTA LOH.....
Ahmed Abutaleb, walikota Roterdam Belanda. Orang muslim yg menjadi walikota di kota yg mayoritas masyarakat nya bukan muslim. Lalu apa masyarakat Roterdam mendemo, menolak, dan mengusir?
Tidak. Mereka malah menghormatinya.
Sama hal-nya dengan Mahatma Ghandi yg meminta masyarakat India untuk membiarkan orang muslim memimpin India. 
Terpilihnya kaum minoritas jadi pemimpin mayoritas menandakan kemajuan demokrasi.
Mau coba-coba mempeleseti jadi demo(kera)si atau democrazy???
Siapa yg kera dan crazy!!?

Source : FB Rikip Haikal Latte 

Wednesday, May 20, 2015

Kita booming minyak thn 70 an kita gak dpt apa2 malah lucunya Pertamina Hampir bangkrut !


Kita booming minyak thn 70 an kita gak dpt apa2 malah lucunya Pertamina Hampir bangkrut !
● Kita booming minyak tahun 70 an kita gak dapat apa-apa malah lucunya Pertamina Hampir bangkrut,
● Tahun 80 an kita booming kayu sebab hutan Sumatera dan Kalimantan dibabat habis kita juga gak dapat apa-apa .. mana duitnya? kecuali lingkungan hancur dan kalau hujan sedikit langsung banjir,
● Tahun 2000 an kita booming lagi mineral batu bara dll .. gak dapat duit juga kecuali lingkungan hancur disemua daerah dan yang lebih gak masuk akal 95% exporternya gak ada NPWP,
● Sebetulnya Tuhan sudah kasih kita 3x kesempatan tapi Kita gak becus ngolahnya.
● Sekarang zaman saya kenapa saya sangat keras berantas illegal fishing kapal2 ditenggelamkan sebab zaman saya ini hanya tinggal kekayaan Laut ....
● Hanya Sisa itu dan Tgl 20/05/15 ditenggelamkan 40 kapal illegal fishing di 5 lokasi di Indonesia.
● Efek nya begitu besar kita jadi tahu Cold Storage di Filipina , Malaysia , Thailand, Vietnam dan RRC kosong alias tutup.
● Soal subsidi bbm harus Saya cabut sebab kita harus makan obat yang pahit untuk sembuhkan sakitnya yang sudah Kronis dimanja selama 40 thn lebih akibat subsidi bbm dan kita gak bisa Bangun apa2 ,
● 1 tahun dari alihan subsidi kita dapat Rp350T sedang untuk Bangun jalan kereta api double track seluruh Indonesia hanya butuhkan Rp650T,
● Saya siap tidak popular dan itu resiko harus diambil seorang pemimpin dan Saya siap dimaki ... tapi hasilnya akan terasa 3 tahun kemudian ..
Let pray for Jokowi 



Kita booming minyak thn 70 an kita gak dpt apa2 malah lucunya Pertamina Hampir bangkrut !

Kabarnya, pak Jokowi mengatakan berikut ini di jambore relawan kemarin itu:

...ini fakta ya! kita booming minyak thn 70 an kita gak dpt apa2 malah lucunya Pertamina Hampir bangkrut , thn 80 an kita booming kayu sebab hutan Sumatera dan Kalimantan dibabat habis kita juga gak dpt apa2 mana duitnya kecuali lingkungan hancur dan Kalo hujan sedikit langsung banjir , thn 2000 an kita booming lagi mineral batu bara dll gak dpt duit juga kecuali lingkungan hancur disemua daerah dan yg lebih gak masuk akal 95% exporter nya gak ada NPWP , sebetulnya Tuhan sdh kasih kita 3x kesempatan tapi Kita gak becus ngolah nya. 

Sekarang zaman saya kenapa saya sangat keras berantas illegal fishing kapal2 ditenggelamkan sebab zaman saya ini hanya tinggal kekayaan Laut .... Hanya Sisa itu dan Tgl 20/05/15 ditenggelamkan 40 kapal illegal fishing di 5 lokasi di Indonesia. Efek nya begitu besar kita jadi tau Cold Storage di Filipina , Malaysia , Thailand, Vietnam dan RRC kosong alias tutup. 

Soal subsidi bbm harus Saya cabut sebab kita hrs makan obat yg pahit utk sembuhkan sakitnya yg sdh Kronis dimanja selama 40 thn lebih akibat subsidi bbm yg tdk kita gak bisa Bangun apa2 , 1 thn dari alihan subsidi kita dpt RP 350 T sedang utk Bangun jalan kereta api double track seluruh Indonesia hanya butuhkan Rp 650 T , 
Saya siap tdk popular dan itu resiko hrs diambil seorang pemimpin dan Siap dimaki ... tapi hasilnya akan terasa 3 thn kemudian ...

Source : Fb Hendri Maruf


12 jam · 
SEJARAH INDONESIA YG HANCUR LEBUR SEJAK ORBA ....
Kita booming minyak tahun 70 an kita gak dapat apa-apa malah lucunya Pertamina Hampir bangkrut,
Tahun 80 an kita booming kayu sebab hutan Sumatera dan Kalimantan dibabat habis kita juga gak dapat apa-apa .. mana duitnya? kecuali lingkungan hancur dan kalau hujan sedikit langsung banjir,
Tahun 2000 an kita booming lagi mineral batu bara dll .. gak dapat duit juga kecuali lingkungan hancur disemua daerah dan yang lebih gak masuk akal 95% exporternya gak ada NPWP,
Sebetulnya Tuhan sudah kasih kita 3x kesempatan tapi Kita gak becus ngolahnya.
Sekarang zaman saya kenapa saya sangat keras berantas illegal fishing kapal2 ditenggelamkan sebab zaman saya ini hanya tinggal kekayaan Laut ....
Hanya Sisa itu dan Tgl 20/05/15 ditenggelamkan 40 kapal illegal fishing di 5 lokasi di Indonesia.
Efek nya begitu besar kita jadi tahu Cold Storage di Filipina , Malaysia , Thailand, Vietnam dan RRC kosong alias tutup.
Soal subsidi bbm harus Saya cabut sebab kita harus makan obat yang pahit untuk sembuhkan sakitnya yang sudah Kronis dimanja selama 40 thn lebih akibat subsidi bbm dan kita gak bisa Bangun apa2 ,
1 tahun dari alihan subsidi kita dapat Rp350T sedang untuk Bangun jalan kereta api double track seluruh Indonesia hanya butuhkan Rp650T,
Saya siap tidak popular dan itu resiko harus diambil seorang pemimpin dan Saya siap dimaki ... tapi hasilnya akan terasa 3 tahun kemudian ...
Let pray for Jokowi
Barusan aku dapat broadcast ini
Wouw hatiku rasanya nyaman sekali
Kenyataan yang tak dapat dipungkiri
Tragedi yang terjadi di negri kita ini
Negri yang katanya gemah ripah lohjinawi
Tapi nyatanya itu semua hanya halusinasi
Situasi saat ini sungguh memprihatinkan sekali
Mari kita simak bersama apa kata Pak Jokowi
🍀 Kata Jokowi : ini fakta ya ! 🍀
● Kita booming minyak tahun 70 an kita gak dapat apa-apa malah lucunya Pertamina Hampir bangkrut,
● Tahun 80 an kita booming kayu sebab hutan Sumatera dan Kalimantan dibabat habis kita juga gak dapat apa-apa .. mana duitnya? kecuali lingkungan hancur dan kalau hujan sedikit langsung banjir,
● Tahun 2000 an kita booming lagi mineral batu bara dll .. gak dapat duit juga kecuali lingkungan hancur disemua daerah dan yang lebih gak masuk akal 95% exporternya gak ada NPWP,
● Sebetulnya Tuhan sudah kasih kita 3x kesempatan tapi Kita gak becus ngolahnya.
● Sekarang zaman saya kenapa saya sangat keras berantas illegal fishing kapal2 ditenggelamkan sebab zaman saya ini hanya tinggal kekayaan Laut ....
● Hanya Sisa itu dan Tgl 20/05/15 ditenggelamkan 40 kapal illegal fishing di 5 lokasi di Indonesia.
● Efek nya begitu besar kita jadi tahu Cold Storage di Filipina , Malaysia , Thailand, Vietnam dan RRC kosong alias tutup.
● Soal subsidi bbm harus Saya cabut sebab kita harus makan obat yang pahit untuk sembuhkan sakitnya yang sudah Kronis dimanja selama 40 thn lebih akibat subsidi bbm dan kita gak bisa Bangun apa2 ,
● 1 tahun dari alihan subsidi kita dapat Rp350T sedang untuk Bangun jalan kereta api double track seluruh Indonesia hanya butuhkan Rp650T,
● Saya siap tidak popular dan itu resiko harus diambil seorang pemimpin dan Saya siap dimaki ... tapi hasilnya akan terasa 3 tahun kemudian ..
Let pray for Jokowi 👍🙏 😇

Wednesday, May 6, 2015

Dalam masa transisi kita perlu bersabar



Dalam masa transisi 

kita perlu bersabar


Maaf Kata pemerintah sebelumnya 10 th memimpin Indonesia,tdk ada kemajuan yg signifikan bagi negara ini,hanya dininabobokan dengan bbm murah tapi pembangunan infrastruktur sangat rendah sangat ketinggalan misalnya saja oleh negara malaysia,,


Jokowi sangat cerdas dan berani tdk populer dgn menaikan BBM demi masa depan bangsa,kalau minyak sebagai kekayaan Alam yg jumlahnya semakin terbatas tdk dapat di daur ulang, dan tdk digunakan secara bijak, sama saja negara dan bangsa ini tdk bertanggungjawab krn minyak yg lambat laun akan menjadi barang langka, maka minyak sdh sepantasnya tdk disubsidi lagi ,


dana untuk subsidi hrs digunakan atau dialihkan untuk hal2 yg produktif/ sektor2 produktif spt membangun bendungan dan irigasi,infrastruktur jalan ,listrik air,ini berarti secara tdk langsung kedepan kan sama dengan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, tapi jangan sebaliknya uang negara/APBN hanya untuk mensubsidi BBM yg digunakan sebagian besar untuk hal2 yg tdk produktif ,pemborosan,untuk hal2 yg mubazir bermacet ria di puncak ber week end ria para orang2 kaya ,


sungguh ironis minyak yg disediakan alam habis dibakar di knalpot orang2 bermobil yg sebetulnya mampu .. alangkah naifnya bangsa ini ,bagaimana cara berpikir orang2 spt ini ?? Justru Klu bangsa ini mau ada perubahan hrs MOVE ON,alih2 memberi pengertian kpd rakyat yg blm paham,jangan malah provokatif thd rakyat yg tdk mengerti,rakyat jangan mau ditumpangi politik.


Dalam masa transisi kita perlu bersabar,tentu di awal2 akan susah tapi ibarat puasa sehari tapi nanti bukanya akan nikmat,begitupun dengan Negara ini,kalau tdk dilakukan mulai sekarang untuk membangun demi masa depan bangsa sampai kapan pun Negara bakalan miskin berkepanjangan..


kalau APBN ratusan trilyun terus menerus hanya untuk mensubsidi BBM,ibarat kenikmatan sesaat menikmati BBM murah tapi akan menyengsarakan rakyat se lama2 nya..sdh terbukti dari sejak jaman orba sampai periode SBY negara tdk pernah move on dari keterpurukan


Source : FB Soerdi Rks Haji
Soerdi Rks Haji

https://www.facebook.com/hsurdi.cvrks?fref=ufi

Monday, April 6, 2015

Saya Bangga Tidak Memilih Penipu



SAYA BANGGA 
TIDAK MEMILIH PENIPU !!!

Saya memilih Jokowi bukan untuk menanggapi 
isu isu politik murahan dari gerombolan orang-orang serakah dan pemalas yang tidak siap 
dengan pembaharuan.

Saya memilih Jokowi untuk bekerja 
memajukan bangsa dan Jokowi saat ini 
benar-benar bekerja untuk kemajuan bangsa, 
bukan bekerja untuk citra dan juga popularitasnya.

Selamat Bekerja Pak Presiden.

Wujudkan NawaCita

Source : FB ILo Sanre‎

Sunday, April 5, 2015

Menteri Yuddy: Presiden Jokowi lebih demokratis dari Barack Obama

Menteri Yuddy: Presiden Jokowi lebih demokratis dari Barack Obama

Menpan-RB Yuddy Chrisnandi di Merdekacom. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Menteri Yuddy: Presiden Jokowi lebih demokratis dari Barack Obama


 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy
Chrisnandi menyebut Presiden Joko Widodo sangat demokratis, bahkan
melebihi Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Hal ini bisa terlihat dari
cara Jokowi mencari menteri dan mengangkat bawahannya.

Menurut Yuddy, pengangkatan menteri di pemerintahan Jokowi tidak
dilakukan secara subjektif atas penilaian presiden. Namun, pengangkatan
menteri dilakukan dengan meminta pendapat banyak pihak dan bukan
hanya pihak pendukung atau kepentingan kolektif.

"Karakteristik integritas lebih kuat dari sebelumnya. Menteri menteri masuk
pemerintahan Jokowi dipilih tidak karena subjektif presiden, tidak semata
mata bergabungnya karena kepentingan kolektif politik pendukung. Ini
melibatkan aspirasi luas seperti KPK, PPATK, LSM, relawan dan banyak
lainnya," ucap Yuddy ketika berkunjung ke redaksi merdeka.com di
Jakarta beberapa waktu lalu.

Menteri Yuddy menyebut belum ada satu negara pun di dunia ini melakukan
hal yang dilakukan Jokowi. Amerika yang notabennya negara demokrasi
tidak melakukan hal ini dalam memilih pejabatnya.

"Sejarah negara manapun tidak ada seperti ini. Amerika saja kalau engga suka
ya ribut, nanti senat menolak baru dia ganti. Rakyat mau ribut Obama cuek
aja. Jokowi sangat demokratis, tidak bisa menentukan menteri sendiri," katanya.

Yuddy mengakui banyak nama calon menteri yang gugur ketika masa
pemilihan dulu. Hal ini semata mata karena kebijakan Jokowi yang tidak
mau menentukan sendiri siapa saja yang bakal jadi pembantunya.

Demokratisnya Jokowi, menurut Yuddy, juga bisa dilihat dari polemik
pemilihan Kapolri beberapa waktu lalu. Karena mendengarkan aspirasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jokowi akhirnya membatalkan pelantikan
Budi Gunawan yang merupakan calon Kapolri tunggal saat itu.

"Kalau saya Presiden Jokowi, BG (Budi Gunawan) pasti saya lantik.
Kalau diterabas apa sih risikonya, risiko politik tidak ada, paling ditinggal
sebagian pendukungnya. Lagian masyarakat kita pemaaf. Mereka akan
lupakan suatu buruk apabila kita balas baik di kemudian hari," tutupnya.
[bim]
http://www.merdeka.com/uang/menteri-yuddy-presiden-jokowi-lebih-demokratis-dari-barack-obama.html